Perangtining Tembang Jawa
Tembang / sekar yaiku reroncening swara kang nganggo titi laras pelog kang dikantheni rupakaning bahasa, sastra kang gumathok. Manut nom tuwane kasustraan kang awujud tembang, kapilah dadi 5 yaiku :
1. Kasusastraan Jawa Kuna : Tembange kakawin
Tuladha : Kakawin Arjuna Wiwahan. Lsp
2. Kasusastraan Jawa Tengah : Tembange aran kidung
Tuladha : Kidung Subrata, Kidung Sundayana, lsp
3. Kasusastraan Jawa Anyar : Tembange wujude :
a. Tembang gedhe.
Tuladha : Minta Jiwa, kmudasmara, lsp
b. Tembang Tengahan
Tuladha : Balabak, Wirangrong
c. Tembang Cilik (Macapat)
4. Tembang Dolanan
Yaiku tembang kang bahasane Jawa Anyar, gampang dimangerteni dening bocah. Isine pitutur, dongeng. Tuladhane: Sluku-sluku Bathok, Menthok-menthok, lsp.
5. Gendhing lan Suluk.
Gendhing lan suluk anggone nglakokake dibarengi dening swara gamelan. Dedane menawa gendhing sing nindhakake sindhen, menawa suluk seng nindhakake dhalang.
Watak Tembang
Kajaba mawa pathokan guru wilangan, guru lagulan guru gatra, tembang kuwi duwe watak dhewe-dhewe, kayata:
a) Mijil watake asih, tresna. Mathuk kanggo aweh pitutur aweh asmara.
b) Kinanthi watake asih, tresna, seneng. Mathuk kangge medharake piwulang
c) Sinom watake grapyak, renyah. Mathuk kangge mituturi,sesorah.
d) Asmarandana awatak sensem, sedih prihatin. Mathuk kanggo nelkaake rasa asmara.
e) Dhandhang Gula awatak lues, ngresepake. Mathuk kangge medarake oiwulang, nelekake rasa asmara
f) Gambuh awatak rumaket, kilino, mathok kanggo aweh pitutur kang rada sering warga kulina.
g) Maskumambang watake nelangsa./ mathuk kangge nelaake rasa ngeres,nlangsakeranta-ranta
h) Durma watake muntap, galak. Mathuk kangge nalaake kanepson utawa cerita perang.
i) Pangkur watake seneng. Mathuk kangge mituturi uga nalaake rasa asmara.
j) Megatruh watake sedih nglokro. Mathuk kangge nelaake rasa getunm, keranta-ranta
k) Pocung watake sak kepenake,nglayam-ngleyem. Mathuk kanggo cerita.
TEMBANG-TEMBANG JAWA
PUCONG
Bapak pucung
Dudu watu dudu gunung
Sabamu ing alas
Ngon-ingone sang bupati
Praptengmarga
Si pucung lembehan grana
GAMBUH
Sekar gambuh ping catur
Kang cinatur polah kang kalantur
Tanpa tutur katula-tula katali
Kadulu warsa kapatuh
Katutuh pan dadi awon
SINOM
Sun iki dhutaning nata
Parbu kenya Majapati
Kekasih Damar Sasangka
Atma mantune ki patih
Magang anyar awak mami
Lahta bisma praptaningsun
Ingutus sang narpendah
Kinen mocok murdantaji
Margamingsun ingutus ywa mindho karya
KINANTHI
Anoman malumpat sampun
Prepteng witing nagasari
Mulat mangandhap katinggal
Wanodya yu kuru aking
Gelung rusak wor lan kisma
Kang iga-iga kaeksi
DHANDHANG GULA
Wardining kang sasmita jinarwi
Wruhing kukum iku watekira
Adoh marang kanisthane
Pamicara punika
Weh reseping sagung miyarsi
Tata krama punika
Ngedohaken panyendhu
Kagunan iku kanarya
Ngupa boga, dene kelakuan becik
Weh rahayuning angga
PANGKUR
Mingkar-mingukuringangkara
Akarana karenan mardi siwi
Sinawung resmining kidung
Sinuba sinukarta
Mrih kertarta pakartining ngelmu luhung
Kang tumrap neng tanah jawa
Agama ageming aji
Senin, 21 Februari 2011
Selasa, 15 Februari 2011
MAKANAN KHAS YOGYAKARA
Ampyang

Makanan Khas Yogyakarta / JogjaDicetak dalam bentuk bundar kecil dengan bahan baku kacang dan gula merah. Makanan ringan Ampyang ini dengan mudah diperoleh di obyek wisata Kaliurang, seperti halnya jadah tempe atau di kios-kios pusat oleh-oleh yang berada di jalan Mataram dan kawasan Pathuk, Yogyakarta.
Bakpia Khas Pathuk

Makanan Khas Yogyakarta / JogjaBagi yang mencari jajanan ringan berupa makanan khas Yogyakarta untuk oleh-oleh, dapat dengan mudah mendapatkannya di sepanjang jalan Pathuk. Di sepanjang jalan ini akan ditemui penjual berbagai makanan khas, terutama Bakpia yang terkenal dengan sebutan Bakpia Pathuk.
Dendeng dan Abon Sapi

Makanan Khas Yogyakarta / JogjaDendeng dan Abon sapi, makanan yang termasuk jenis lauk ini bisa didapatkan di beberapa warung snack di Wijilan, jalan Mataram, Kidul pasar Kotagede dan sebagainya. Dendeng sebagai salah satu makanan khas Yogyakarta terkenal nikmat dan gurih, tetapi harganya cukup mahal karena bahan dan proses produksinya yang cukup rumit.
Enting Enting Gepuk

Makanan Khas Yogyakarta / JogjaEnting Enting Gepuk adalah makanan khas Yogyakarta. Terbuat dari kacang tanah, gula pasir dan penyedap rasa. Rasanya manis, gurih dan renyah. Selain tahan lama, makanan ini kemasannya juga unik. Hanya dibungkus kertas, tetapi tetap higienis dan awet karena di dalamnya dilapisi plastik tebal. Makanan ini mudah didapatkan di kios-kios makanan kecil yang banyak terdapat di sepanjang jalan Mataram.
Gado-Gado dan Lotek

Makanan Khas Yogyakarta / JogjaGado-gado dan lotek adalah makanan khas Jawa tradisional yang terdiri dari sayur bayam, kol, tauge rebus dengan bumbu sambal kacang, dilengkapi dengan ketupat / lontong, krupuk dan ditaburi irisan daun seledri dan bawang goreng.
Geblek

Makanan Khas Yogyakarta / JogjaGeblek adalah salah satu jenis makanan khas Yogyakarta yang dibuat dari bahan baku berupa tepung kanji atau tepung tapioka, hanya saja tepung tapioka yang digunakan adalah tepung tapioka basah. Tapioka basah ini biasanya dikirim ke pembuat geblek dalam adonan yang sudah basah yang bisa dipotong-potong dan disesuaikan ukurannya.
Geplak Bantul

Makanan Khas Yogyakarta / JogjaGeplak adalah makanan khas Yogyakarta (Bantul). Makanan khas Yogyakarta yang satu ini rasanya sangat manis, terbuat dari gula dan kelapa berwarna merah, putih, hijau, kuning dan coklat. Geplak mudah diperoleh di pusat oleh-oleh seperti di Jl. Mataram, pasar Beringharjo dan pasar Kranggan, Yogyakarta.
Gudeg

Makanan Khas Yogyakarta / JogjaGudeg adalah makanan khas Jogja / Yogyakarta yang terdiri dari nangka muda, lauk tahu, tempe, telur dan suwiran daging ayam, dimasak dengan bumbu dan santan kelapa, dilengkapi dengan sambal goreng krecek (kulit sapi).
Jadah Tempe

Makanan Khas Yogyakarta / JogjaJadah Tempe banyak terdapat di obyek wisata Kaliurang. Terbuat dari ketan yang dikukus dengan diberi santan kelapa, sebagai rangkaiannya adalah tempe bacem. Rasa jadah sangat gurih dan liat (tidak keras). Disantap dengan tempe bacem dan lombok ijo, merupakan paduan yang sangat pas di lidah.
Kipo

Makanan Khas Yogyakarta / JogjaKipo merupakan makanan khas yang terbuat dari beras ketan, berisi enten-enten atau gula kelapa. Cara penyajiannya selalu ditaruh di atas daun pisang. Rasanya manis gurih dan lezat. Warnanya yang kehijauan bukan dari zat pewarna, tetapi alami dari daun pandan.
Kripik Belut

Makanan Khas Yogyakarta / JogjaKripik belut mudah diperoleh di wilayah Godean yang digoreng kering atau dilapisi tepung. Makanan ringan ini merupakan makanan yang kaya protein dengan rasa gurih, enak dan renyah. Banyak dijual di pasar Godean dari pagi hingga malam hari. Cocok sebagai cemilan dan lauk pauk serta oleh-oleh bagi para wisatawan.
Kripik Paru

Makanan Khas Yogyakarta / JogjaSebagai makanan ringan, kripik paru banyak digemari oleh masyarakat. Dengan bahan dasar paru-paru sapi yang digoreng kering. Makanan ini dengan mudah diperoleh di pasar tradisional, toko oleh-oleh yang terdapat di Yogyakarta maupun di supermarket.
Kue Cucur

Serabi kocor atau yang lebih dikenal dengan nama kue Cucur, makanan khas Jogja ini berbeda dengan serabi lain. Kue Cucur ini dalam pembuatannya tidak ada pemanis sama sekali. Bahan-bahan yang digunakan adalah tepung beras, kelapa muda dan garam.
Makanan Khas Yogyakarta / JogjaSerabi kocor atau yang lebih dikenal dengan nama kue Cucur, makanan khas Jogja ini berbeda dengan serabi lain. Kue Cucur ini dalam pembuatannya tidak ada pemanis sama sekali. Bahan-bahan yang digunakan adalah tepung beras, kelapa muda dan garam.
Nasi Pecel

Makanan Khas Yogyakarta / JogjaNasi pecel, salah satu makanan khas dari Yogyakarta dan Jawa Tengah. Kumpulan sayur yang telah direbus, biasanya terdiri dari tauge, kangkung, bayam, kacang panjang dan lain-lain disiram oleh bumbu pecel khas yang terbuat dari kacang. Adonan Bumbu kacang yang pas menjadi andalan dari makanan khas Jawa yang satu ini.
Pecel Lele

Makanan Khas Yogyakarta / JogjaMenu masakan pecel lele memang sangat digemari oleh sebagian besar masyarakat. Baik dari kalangan bawah, menengah, hingga kalangan atas pun banyak yang menyukai menu yang satu ini. Pecel lele merupakan menu yang terdiri dari perpaduan antara ikan lele yang digoreng garing lalu disajikan dengan sambal dan lalapan.
Sate Klathak

Makanan Khas Yogyakarta / JogjaSate Klathak ini adalah sate khas nJejeran Bantul berupa sate kambing bumbu garam, sehingga rasanya agak asin, akan lebih pas jika cara mengkonsumsinya dengan nasi putih yang diberi kuah. Sate Klathak ini sangat terkenal karena hanya ada di Bantul tepatnya di Jl. Imogiri Timur KM 8 nJejeran, Wonokromo, Pleret, Bantul kurang lebih 4 Km arah selatan terminal giwangan.
Sego Abang dan Sayur Lombok Ijo

Sego abang dan sayur lombok itu tergolong sebagai makanan khas daerah yang memiliki gizi yang tinggi. Nilai giz tersebut diperoleh dari kualitas beras, cara memasak dan penyajiannya. Beras merah tercatat memiliki kadar protein yang lebih tinggi dibanding dengan beras putih yang dominan karbohidratnya.
Selain itu, beras merah dihasilkan dari ladang sawah padi gogo yang tidak menggunakan produk pupuk kimia maupun pestisida. Oleh karena itu, bagi penggemar masakan organik, Sego Abang bisa menjadi pilihan utama. Keistimewaan yang lain adalah bagi penikmat Sego Abang yang sedang menjalani program diet. Mengkonsumsi Sego Abang tidak menggemukkan badan, karena tingginya kadar protein yang terkandung. Sehingga perut tetap kenyang tanpa perlu risau menjadi sego_abang_jirakgemuk.
Makanan Khas Yogyakarta / JogjaSego abang dan sayur lombok tergolong sebagai makanan khas Jawa Yogyakarta yang memiliki gizi yang tinggi. Nilai gizi tersebut diperoleh dari kualitas beras, cara memasak dan penyajiannya. Beras merah tercatat memiliki kadar protein yang lebih tinggi dibanding dengan beras putih yang dominan karbohidratnya.
Wedang Uwuh

Makanan Khas Yogyakarta / JogjaDijuluki uwuh karena ampas atau bahan-bahan minuman ini ketika sudah bercampur tampak seperti sampah tak berguna. Berbagai jenis herba yang menjadi isi kandungan wedang uwuh di antaranya adalah rimpang jahe, serutan Wit kayu secang, serutan kayu manis, cengkih, daun pala.
Yangko

Makanan Khas Yogyakarta / JogjaMakanan khas daerah Kotagede yang terbuat dari bahan beras ketan, merupakan makanan ringan yang rasanya manis dan sangat tepat dijadikan oleh-oleh atau buah tangan. Makanan ini mudah ditemukan di daerah pasar Kotagede bagian selatan kota Yogyakarta.
Ampyang
Makanan Khas Yogyakarta / JogjaDicetak dalam bentuk bundar kecil dengan bahan baku kacang dan gula merah. Makanan ringan Ampyang ini dengan mudah diperoleh di obyek wisata Kaliurang, seperti halnya jadah tempe atau di kios-kios pusat oleh-oleh yang berada di jalan Mataram dan kawasan Pathuk, Yogyakarta.
Bakpia Khas Pathuk
Makanan Khas Yogyakarta / JogjaBagi yang mencari jajanan ringan berupa makanan khas Yogyakarta untuk oleh-oleh, dapat dengan mudah mendapatkannya di sepanjang jalan Pathuk. Di sepanjang jalan ini akan ditemui penjual berbagai makanan khas, terutama Bakpia yang terkenal dengan sebutan Bakpia Pathuk.
Dendeng dan Abon Sapi
Makanan Khas Yogyakarta / JogjaDendeng dan Abon sapi, makanan yang termasuk jenis lauk ini bisa didapatkan di beberapa warung snack di Wijilan, jalan Mataram, Kidul pasar Kotagede dan sebagainya. Dendeng sebagai salah satu makanan khas Yogyakarta terkenal nikmat dan gurih, tetapi harganya cukup mahal karena bahan dan proses produksinya yang cukup rumit.
Enting Enting Gepuk
Makanan Khas Yogyakarta / JogjaEnting Enting Gepuk adalah makanan khas Yogyakarta. Terbuat dari kacang tanah, gula pasir dan penyedap rasa. Rasanya manis, gurih dan renyah. Selain tahan lama, makanan ini kemasannya juga unik. Hanya dibungkus kertas, tetapi tetap higienis dan awet karena di dalamnya dilapisi plastik tebal. Makanan ini mudah didapatkan di kios-kios makanan kecil yang banyak terdapat di sepanjang jalan Mataram.
Gado-Gado dan Lotek
Makanan Khas Yogyakarta / JogjaGado-gado dan lotek adalah makanan khas Jawa tradisional yang terdiri dari sayur bayam, kol, tauge rebus dengan bumbu sambal kacang, dilengkapi dengan ketupat / lontong, krupuk dan ditaburi irisan daun seledri dan bawang goreng.
Geblek
Makanan Khas Yogyakarta / JogjaGeblek adalah salah satu jenis makanan khas Yogyakarta yang dibuat dari bahan baku berupa tepung kanji atau tepung tapioka, hanya saja tepung tapioka yang digunakan adalah tepung tapioka basah. Tapioka basah ini biasanya dikirim ke pembuat geblek dalam adonan yang sudah basah yang bisa dipotong-potong dan disesuaikan ukurannya.
Geplak Bantul
Makanan Khas Yogyakarta / JogjaGeplak adalah makanan khas Yogyakarta (Bantul). Makanan khas Yogyakarta yang satu ini rasanya sangat manis, terbuat dari gula dan kelapa berwarna merah, putih, hijau, kuning dan coklat. Geplak mudah diperoleh di pusat oleh-oleh seperti di Jl. Mataram, pasar Beringharjo dan pasar Kranggan, Yogyakarta.
Gudeg
Makanan Khas Yogyakarta / JogjaGudeg adalah makanan khas Jogja / Yogyakarta yang terdiri dari nangka muda, lauk tahu, tempe, telur dan suwiran daging ayam, dimasak dengan bumbu dan santan kelapa, dilengkapi dengan sambal goreng krecek (kulit sapi).
Jadah Tempe
Makanan Khas Yogyakarta / JogjaJadah Tempe banyak terdapat di obyek wisata Kaliurang. Terbuat dari ketan yang dikukus dengan diberi santan kelapa, sebagai rangkaiannya adalah tempe bacem. Rasa jadah sangat gurih dan liat (tidak keras). Disantap dengan tempe bacem dan lombok ijo, merupakan paduan yang sangat pas di lidah.
Kipo
Makanan Khas Yogyakarta / JogjaKipo merupakan makanan khas yang terbuat dari beras ketan, berisi enten-enten atau gula kelapa. Cara penyajiannya selalu ditaruh di atas daun pisang. Rasanya manis gurih dan lezat. Warnanya yang kehijauan bukan dari zat pewarna, tetapi alami dari daun pandan.
Kripik Belut
Makanan Khas Yogyakarta / JogjaKripik belut mudah diperoleh di wilayah Godean yang digoreng kering atau dilapisi tepung. Makanan ringan ini merupakan makanan yang kaya protein dengan rasa gurih, enak dan renyah. Banyak dijual di pasar Godean dari pagi hingga malam hari. Cocok sebagai cemilan dan lauk pauk serta oleh-oleh bagi para wisatawan.
Kripik Paru
Makanan Khas Yogyakarta / JogjaSebagai makanan ringan, kripik paru banyak digemari oleh masyarakat. Dengan bahan dasar paru-paru sapi yang digoreng kering. Makanan ini dengan mudah diperoleh di pasar tradisional, toko oleh-oleh yang terdapat di Yogyakarta maupun di supermarket.
Kue Cucur
Serabi kocor atau yang lebih dikenal dengan nama kue Cucur, makanan khas Jogja ini berbeda dengan serabi lain. Kue Cucur ini dalam pembuatannya tidak ada pemanis sama sekali. Bahan-bahan yang digunakan adalah tepung beras, kelapa muda dan garam.
Makanan Khas Yogyakarta / JogjaSerabi kocor atau yang lebih dikenal dengan nama kue Cucur, makanan khas Jogja ini berbeda dengan serabi lain. Kue Cucur ini dalam pembuatannya tidak ada pemanis sama sekali. Bahan-bahan yang digunakan adalah tepung beras, kelapa muda dan garam.
Nasi Pecel
Makanan Khas Yogyakarta / JogjaNasi pecel, salah satu makanan khas dari Yogyakarta dan Jawa Tengah. Kumpulan sayur yang telah direbus, biasanya terdiri dari tauge, kangkung, bayam, kacang panjang dan lain-lain disiram oleh bumbu pecel khas yang terbuat dari kacang. Adonan Bumbu kacang yang pas menjadi andalan dari makanan khas Jawa yang satu ini.
Pecel Lele
Makanan Khas Yogyakarta / JogjaMenu masakan pecel lele memang sangat digemari oleh sebagian besar masyarakat. Baik dari kalangan bawah, menengah, hingga kalangan atas pun banyak yang menyukai menu yang satu ini. Pecel lele merupakan menu yang terdiri dari perpaduan antara ikan lele yang digoreng garing lalu disajikan dengan sambal dan lalapan.
Sate Klathak
Makanan Khas Yogyakarta / JogjaSate Klathak ini adalah sate khas nJejeran Bantul berupa sate kambing bumbu garam, sehingga rasanya agak asin, akan lebih pas jika cara mengkonsumsinya dengan nasi putih yang diberi kuah. Sate Klathak ini sangat terkenal karena hanya ada di Bantul tepatnya di Jl. Imogiri Timur KM 8 nJejeran, Wonokromo, Pleret, Bantul kurang lebih 4 Km arah selatan terminal giwangan.
Sego Abang dan Sayur Lombok Ijo
Sego abang dan sayur lombok itu tergolong sebagai makanan khas daerah yang memiliki gizi yang tinggi. Nilai giz tersebut diperoleh dari kualitas beras, cara memasak dan penyajiannya. Beras merah tercatat memiliki kadar protein yang lebih tinggi dibanding dengan beras putih yang dominan karbohidratnya.
Selain itu, beras merah dihasilkan dari ladang sawah padi gogo yang tidak menggunakan produk pupuk kimia maupun pestisida. Oleh karena itu, bagi penggemar masakan organik, Sego Abang bisa menjadi pilihan utama. Keistimewaan yang lain adalah bagi penikmat Sego Abang yang sedang menjalani program diet. Mengkonsumsi Sego Abang tidak menggemukkan badan, karena tingginya kadar protein yang terkandung. Sehingga perut tetap kenyang tanpa perlu risau menjadi sego_abang_jirakgemuk.
Makanan Khas Yogyakarta / JogjaSego abang dan sayur lombok tergolong sebagai makanan khas Jawa Yogyakarta yang memiliki gizi yang tinggi. Nilai gizi tersebut diperoleh dari kualitas beras, cara memasak dan penyajiannya. Beras merah tercatat memiliki kadar protein yang lebih tinggi dibanding dengan beras putih yang dominan karbohidratnya.
Wedang Uwuh
Makanan Khas Yogyakarta / JogjaDijuluki uwuh karena ampas atau bahan-bahan minuman ini ketika sudah bercampur tampak seperti sampah tak berguna. Berbagai jenis herba yang menjadi isi kandungan wedang uwuh di antaranya adalah rimpang jahe, serutan Wit kayu secang, serutan kayu manis, cengkih, daun pala.
Yangko
Makanan Khas Yogyakarta / JogjaMakanan khas daerah Kotagede yang terbuat dari bahan beras ketan, merupakan makanan ringan yang rasanya manis dan sangat tepat dijadikan oleh-oleh atau buah tangan. Makanan ini mudah ditemukan di daerah pasar Kotagede bagian selatan kota Yogyakarta.
KESENIAN KHAS YOGYAKARTA - KESENIAN JAWA
Ketoprak Jawa

Kesenian Khas Yogyakarta - Kesenian JawaKetoprak merupakan kesenian Jawa tradisional yang penyajiannya menggunakan bahasa jawa. Jalan cerita di dalam pementasan Ketoprak bermacam-macam, mulai dialog tentang sejarah, sampai cerita fantasi yang biasanya selalu didahului dengan alunan tembang-tembang Jawa yang indah. Kostum dan dandanannya selalu disesuasikan dengan adegan dan jalan cerita.
Sendratari Ramayana

Kesenian Khas Yogyakarta - Kesenian JawaSendratari Ramayana sangat terkenal di Yogyakarta. Sendratari Ramayana mempunyai keistimewaan tersendiri karena ceritanya mengisahkan antara pekerti yang baik (ditokohkan oleh Sri Rama dari negara Ayodyapala) melawan sifat jahat yang terjelma dalam diri Rahwana (maharaja angkara murka dari negara Alengka).
Seni Wayang Jawa

Kesenian Khas Yogyakarta - Kesenian JawaSeni Wayang Jawa sudah ada jauh sebelum masuknya kebudayaan Hindu ke indonesia. Wayang merupakan kreasi budaya masyarakat / kesenian Jawa yang memuat berbagai aspek kebudayaan Jawa. Pertunjukan wayang ceritanya menggambarkan jiwa kepahlawanan para nenek moyang yang ada dalam mitologi.
Tari Jathilan

Kesenian Khas Yogyakarta - Kesenian JawaJathilan adalah kesenian drama tari dengan adegan pertempuran sesama prajurit berkuda dengan senjata pedang, dimana tarian ini mengutamakan tema perjuangan prajurit yang gagah perkasa di medan perang dengan menunggang kuda dan bersenjatakan pedang.
Selanjutnya...
Upacara Bekakak

Kesenian Khas Yogyakarta - Kesenian JawaUpacara Bekakak dilaksanakan setiap bulan Sapar, hari Jumat antara tanggal 10-20, dilakukan untuk menghormati awah Kyai dan Nyai Wirasuta yang menjadi abdi dalem Penangsang HB I, bertugas membawa payung kebesaran Pakubuwono I. Oleh masyarakat sekitar, mereka dianggap sebagai cikal bakal penduduk Gamping. kesenian khas yogyakarta - kesenian jawa (red)
Upacara Cupu Panjolo

Menurut riwayat, Cupu Ponjolo berjumlah tiga buah, ditemukan di laut oleh Kyai Panjolo yang sedang menjala ikan di laut. Oleh masyarakat Desa Mendak, Girisekar, Panggang, Gunung Kidul dipercaya dapat memberi perlambang dan ramalan tentang masa depan desa tersebut. Ketiga buah cupu diletakkan di dalam kotak dan dibungkus dengan ratusan lapis kain mori, disimpan di ruangan khusus.
Menurut riwayat, Cupu Ponjolo berjumlah tiga buah, ditemukan di laut oleh Kyai Panjolo yang sedang menjala ikan di laut. Oleh masyarakat Desa Mendak, Girisekar, Panggang, Gunung Kidul dipercaya dapat memberi perlambang dan ramalan tentang masa depan desa tersebut. Ketiga buah cupu diletakkan di dalam kotak dan dibungkus dengan ratusan lapis kain mori, disimpan di ruangan khusus.
Saat upacara, bungkus kain mori dibuka dan diteliti satu per satu untuk menemukan gambar atau motif yang tertera di kain mori. Gambar tersebut menjadi perlambang atau ramalan terhadap apa yang akan terjadi di masa depan. Upacara ini biasa dilaksanakan pada malam hari menjelang musim hujan (September-Oktober), pada hari pasaran Kliwon.
Kesenian Khas Yogyakarta - Kesenian JawaOleh masyarakat Desa Mendak, Girisekar, Panggang, Gunung Kidul dipercaya dapat memberi perlambang dan ramalan tentang masa depan desa tersebut. Ketiga buah cupu diletakkan di dalam kotak dan dibungkus dengan ratusan lapis kain mori, disimpan di ruangan khusus.
Upacara Grebeg Maulud

Kesenian Khas Yogyakarta - Kesenian JawaGrebeg Maulud merupakan acara puncak dari peringatan kelahiran Nabi Muhammad S.A.W. yang diselenggarakan pada tanggal 12 Maulud, setelah esoknya perangkat gamelan Kyai Nogowilogo dan Kyai Gunturmadu dibawa masuk kedalam Kraton, oleh masyarakat kejadian disebut "Bendhol Songsong".
Upacara Labuhan Pantai

Kesenian Khas Yogyakarta - Kesenian JawaUpacara Labuhan Pantai mempersembahkan pakaian wanita, alat-alat rias, sirih, bunga dan lain-lain ke Laut Selatan, sebagai bentuk permohonan untuk mendapatkan kesejahteraan dan keselamatan kepada Ratu Kidul penguasa Laut Selatan.
Upacara Saparan

Upacara adat ini dilaksanakan oleh penduduk Wonolelo, Wedomartani, Ngemplak Sleman pada setiap bulan Sapar, Kamis Pahing malam Jumat Pon, sebelum tanggal 15 bulan Jawa. Inti dari upacara ini adalah mengarak pusaka Ki Ageng Wonolelo yang menjadi tokoh leluhur keturunan Brawijaya, dianggap sebagai cikal bakal penduduk Wonolelo.
Upacara adat ini dilaksanakan oleh penduduk Wonolelo, Wedomartani, Ngemplak Sleman pada setiap bulan Sapar, Kamis Pahing malam Jumat Pon, sebelum tanggal 15 bulan Jawa. Inti dari upacara ini adalah mengarak pusaka Ki Ageng Wonolelo yang menjadi tokoh leluhur keturunan Brawijaya, dianggap sebagai cikal bakal penduduk Wonolelo.
Kesenian Khas Yogyakarta - Kesenian JawaUpacara Saparan Wonolelo dilaksanakan oleh penduduk Wonolelo, Wedomartani, Ngemplak Sleman pada setiap bulan Sapar, Kamis Pahing malam Jumat Pon, sebelum tanggal 15 bulan Jawa. Inti dari upacara ini adalah mengarak pusaka Ki Ageng Wonolelo yang menjadi tokoh leluhur keturunan Brawijaya, dianggap sebagai cikal bakal penduduk Wonolelo.
Upacara Sekaten

Kesenian Khas Yogyakarta - Kesenian JawaNabi Muhammad S.A.W. lahir pada tanggal 12 Bulan Maulud, bulan ketiga dari tahun Jawa. Di Yogyakarta, kelahiran Nabi Muhammad diperingati dengan Upacara Grebeg Maulud. Sekaten merupakan upacara pendahuluan dari peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad S.A.W. yang diselenggarrakan pada tanggal 5 - 12 dari bulan yang sama.
Upacara Siraman Pusaka

Kesenian Khas Yogyakarta - Kesenian JawaPada hari selasa Kliwon atau jumat Kliwon pada bulan Jawa Sura, Kraton Yogyakarta menyelenggarakan upacara siraman untuk membersihkan pusaka-pusaka keramat dan kereta-kereta istana.
Upacara Tumplak Wajik

Kesenian Khas Yogyakarta - Kesenian JawaDua atau tiga hari sebelum upacara Grebeg berlangsung, dilakukan upacara Tumplak Wajik, bertempat dihalaman Kemandungan Selatan (Magangan) Kraton Yogyakarta. Upacara Tumplak Wajik, berarti menumpahkan wajik (sejenis makanan yang terbuat dari ketan) sebagai dasar untuk membuat gunungan. Upacara ini diiringi dengan musik kothekan (musik lesung dan kenthongan).
Upacara Tunggul Wulung

Upacara Tunggul Wulung diadakan oleh masyarakat Tengahan, Sendang Agung, Minggir, Sleman pada sekitar bulan Agustus, hari Jumat Pon sebagai ucapan rasa syukur kepada Tuhan atas rejeki yang melimpah dan untuk menghormati Ki Ageng Tunggul Wulung beserta istrinya.
Upacara Tunggul Wulung diadakan oleh masyarakat Tengahan, Sendang Agung, Minggir, Sleman pada sekitar bulan Agustus, hari Jumat Pon sebagai ucapan rasa syukur kepada Tuhan atas rejeki yang melimpah dan untuk menghormati Ki Ageng Tunggul Wulung beserta istrinya.
Kesenian Khas Yogyakarta - Kesenian JawaUpacara Tunggul Wulung diadakan oleh masyarakat Tengahan, Sendang Agung, Minggir, Sleman pada sekitar bulan Agustus, hari Jumat Pon sebagai ucapan rasa syukur kepada Tuhan atas rejeki yang melimpah dan untuk menghormati Ki Ageng Tunggul Wulung beserta istrinya.
Ketoprak Jawa
Kesenian Khas Yogyakarta - Kesenian JawaKetoprak merupakan kesenian Jawa tradisional yang penyajiannya menggunakan bahasa jawa. Jalan cerita di dalam pementasan Ketoprak bermacam-macam, mulai dialog tentang sejarah, sampai cerita fantasi yang biasanya selalu didahului dengan alunan tembang-tembang Jawa yang indah. Kostum dan dandanannya selalu disesuasikan dengan adegan dan jalan cerita.
Sendratari Ramayana
Kesenian Khas Yogyakarta - Kesenian JawaSendratari Ramayana sangat terkenal di Yogyakarta. Sendratari Ramayana mempunyai keistimewaan tersendiri karena ceritanya mengisahkan antara pekerti yang baik (ditokohkan oleh Sri Rama dari negara Ayodyapala) melawan sifat jahat yang terjelma dalam diri Rahwana (maharaja angkara murka dari negara Alengka).
Seni Wayang Jawa
Kesenian Khas Yogyakarta - Kesenian JawaSeni Wayang Jawa sudah ada jauh sebelum masuknya kebudayaan Hindu ke indonesia. Wayang merupakan kreasi budaya masyarakat / kesenian Jawa yang memuat berbagai aspek kebudayaan Jawa. Pertunjukan wayang ceritanya menggambarkan jiwa kepahlawanan para nenek moyang yang ada dalam mitologi.
Tari Jathilan
Kesenian Khas Yogyakarta - Kesenian JawaJathilan adalah kesenian drama tari dengan adegan pertempuran sesama prajurit berkuda dengan senjata pedang, dimana tarian ini mengutamakan tema perjuangan prajurit yang gagah perkasa di medan perang dengan menunggang kuda dan bersenjatakan pedang.
Selanjutnya...
Upacara Bekakak
Kesenian Khas Yogyakarta - Kesenian JawaUpacara Bekakak dilaksanakan setiap bulan Sapar, hari Jumat antara tanggal 10-20, dilakukan untuk menghormati awah Kyai dan Nyai Wirasuta yang menjadi abdi dalem Penangsang HB I, bertugas membawa payung kebesaran Pakubuwono I. Oleh masyarakat sekitar, mereka dianggap sebagai cikal bakal penduduk Gamping. kesenian khas yogyakarta - kesenian jawa (red)
Upacara Cupu Panjolo
Menurut riwayat, Cupu Ponjolo berjumlah tiga buah, ditemukan di laut oleh Kyai Panjolo yang sedang menjala ikan di laut. Oleh masyarakat Desa Mendak, Girisekar, Panggang, Gunung Kidul dipercaya dapat memberi perlambang dan ramalan tentang masa depan desa tersebut. Ketiga buah cupu diletakkan di dalam kotak dan dibungkus dengan ratusan lapis kain mori, disimpan di ruangan khusus.
Menurut riwayat, Cupu Ponjolo berjumlah tiga buah, ditemukan di laut oleh Kyai Panjolo yang sedang menjala ikan di laut. Oleh masyarakat Desa Mendak, Girisekar, Panggang, Gunung Kidul dipercaya dapat memberi perlambang dan ramalan tentang masa depan desa tersebut. Ketiga buah cupu diletakkan di dalam kotak dan dibungkus dengan ratusan lapis kain mori, disimpan di ruangan khusus.
Saat upacara, bungkus kain mori dibuka dan diteliti satu per satu untuk menemukan gambar atau motif yang tertera di kain mori. Gambar tersebut menjadi perlambang atau ramalan terhadap apa yang akan terjadi di masa depan. Upacara ini biasa dilaksanakan pada malam hari menjelang musim hujan (September-Oktober), pada hari pasaran Kliwon.
Kesenian Khas Yogyakarta - Kesenian JawaOleh masyarakat Desa Mendak, Girisekar, Panggang, Gunung Kidul dipercaya dapat memberi perlambang dan ramalan tentang masa depan desa tersebut. Ketiga buah cupu diletakkan di dalam kotak dan dibungkus dengan ratusan lapis kain mori, disimpan di ruangan khusus.
Upacara Grebeg Maulud
Kesenian Khas Yogyakarta - Kesenian JawaGrebeg Maulud merupakan acara puncak dari peringatan kelahiran Nabi Muhammad S.A.W. yang diselenggarakan pada tanggal 12 Maulud, setelah esoknya perangkat gamelan Kyai Nogowilogo dan Kyai Gunturmadu dibawa masuk kedalam Kraton, oleh masyarakat kejadian disebut "Bendhol Songsong".
Upacara Labuhan Pantai
Kesenian Khas Yogyakarta - Kesenian JawaUpacara Labuhan Pantai mempersembahkan pakaian wanita, alat-alat rias, sirih, bunga dan lain-lain ke Laut Selatan, sebagai bentuk permohonan untuk mendapatkan kesejahteraan dan keselamatan kepada Ratu Kidul penguasa Laut Selatan.
Upacara Saparan
Upacara adat ini dilaksanakan oleh penduduk Wonolelo, Wedomartani, Ngemplak Sleman pada setiap bulan Sapar, Kamis Pahing malam Jumat Pon, sebelum tanggal 15 bulan Jawa. Inti dari upacara ini adalah mengarak pusaka Ki Ageng Wonolelo yang menjadi tokoh leluhur keturunan Brawijaya, dianggap sebagai cikal bakal penduduk Wonolelo.
Upacara adat ini dilaksanakan oleh penduduk Wonolelo, Wedomartani, Ngemplak Sleman pada setiap bulan Sapar, Kamis Pahing malam Jumat Pon, sebelum tanggal 15 bulan Jawa. Inti dari upacara ini adalah mengarak pusaka Ki Ageng Wonolelo yang menjadi tokoh leluhur keturunan Brawijaya, dianggap sebagai cikal bakal penduduk Wonolelo.
Kesenian Khas Yogyakarta - Kesenian JawaUpacara Saparan Wonolelo dilaksanakan oleh penduduk Wonolelo, Wedomartani, Ngemplak Sleman pada setiap bulan Sapar, Kamis Pahing malam Jumat Pon, sebelum tanggal 15 bulan Jawa. Inti dari upacara ini adalah mengarak pusaka Ki Ageng Wonolelo yang menjadi tokoh leluhur keturunan Brawijaya, dianggap sebagai cikal bakal penduduk Wonolelo.
Upacara Sekaten
Kesenian Khas Yogyakarta - Kesenian JawaNabi Muhammad S.A.W. lahir pada tanggal 12 Bulan Maulud, bulan ketiga dari tahun Jawa. Di Yogyakarta, kelahiran Nabi Muhammad diperingati dengan Upacara Grebeg Maulud. Sekaten merupakan upacara pendahuluan dari peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad S.A.W. yang diselenggarrakan pada tanggal 5 - 12 dari bulan yang sama.
Upacara Siraman Pusaka
Kesenian Khas Yogyakarta - Kesenian JawaPada hari selasa Kliwon atau jumat Kliwon pada bulan Jawa Sura, Kraton Yogyakarta menyelenggarakan upacara siraman untuk membersihkan pusaka-pusaka keramat dan kereta-kereta istana.
Upacara Tumplak Wajik
Kesenian Khas Yogyakarta - Kesenian JawaDua atau tiga hari sebelum upacara Grebeg berlangsung, dilakukan upacara Tumplak Wajik, bertempat dihalaman Kemandungan Selatan (Magangan) Kraton Yogyakarta. Upacara Tumplak Wajik, berarti menumpahkan wajik (sejenis makanan yang terbuat dari ketan) sebagai dasar untuk membuat gunungan. Upacara ini diiringi dengan musik kothekan (musik lesung dan kenthongan).
Upacara Tunggul Wulung
Upacara Tunggul Wulung diadakan oleh masyarakat Tengahan, Sendang Agung, Minggir, Sleman pada sekitar bulan Agustus, hari Jumat Pon sebagai ucapan rasa syukur kepada Tuhan atas rejeki yang melimpah dan untuk menghormati Ki Ageng Tunggul Wulung beserta istrinya.
Upacara Tunggul Wulung diadakan oleh masyarakat Tengahan, Sendang Agung, Minggir, Sleman pada sekitar bulan Agustus, hari Jumat Pon sebagai ucapan rasa syukur kepada Tuhan atas rejeki yang melimpah dan untuk menghormati Ki Ageng Tunggul Wulung beserta istrinya.
Kesenian Khas Yogyakarta - Kesenian JawaUpacara Tunggul Wulung diadakan oleh masyarakat Tengahan, Sendang Agung, Minggir, Sleman pada sekitar bulan Agustus, hari Jumat Pon sebagai ucapan rasa syukur kepada Tuhan atas rejeki yang melimpah dan untuk menghormati Ki Ageng Tunggul Wulung beserta istrinya.
Langganan:
Komentar
(
Atom
)