PENGANTAR BAHASA
PEMROGRAMAN C
Praktikum kali ini adalah
pemrograman bahasa C. Editor kali ini yang digunakan adalah codeblocks.
Percobaan pertama adalah membuat program untuk menghitung jumlah bilangan,
menghitung rata-rata dan menampilkan kata. Listing program yang digunakan
adalah :
#include
#include
main()
{
int
a,b,c,f;
char
g[100];
printf("masukkan
bilangan yang pertama=");
scanf("%d",&a);
printf("masukkan
bilangan yang kedua=");
scanf("%d",&b);
printf("masukkan
bilangan yang ketiga=");
scanf("%d",&c);
printf("masukkan
satu kata=");
scanf("%s",&g);
f=a+b+c;
printf("jumlah
= %d\n",f);
printf("rata-rata
= %d\n",f/3);
printf("kuadrat
= %d\n",f*f);
printf("kata
= %s\n",&g);
}
Pada coding bagian pertama adalah #include
dan #include digunakan sebagai pendefinisian konstanta. #include
adalah prosesor directive yang berisi pengikutsertaan file atau berkas-berkas
fungsi maupun pendefinisian konstanta. Sedangkan adalah header
file yang berisi prototype fungsi, definisi konstanta, dan definisi variable.
Fungsi main() adalah fungsi yang pertama kali dijalankan ketika program
dieksekusi. Tanpa fungsi ini suatu program tidak dapat dieksekusi namun dapat
dikompilasi. Fungsi int a,b,c,f dan char g[100] adalah deklarasi variabel bertipe
integer atau bilangan bulat dan char berupa karakter atau string digunakan
untuk mengidentifier yang nilainya dapat berubah atau diubah selama program
dieksekusi. Pendeklarasian variabel disini dengan struktur tipe_data nama_variabel
dan inisialisasi variabel dengan struktur tipe_data nama_variabel=nilai. printf("masukkan
bilangan yang pertama="); coding tersebut berfungsi untuk menampilkan atau
mencetak data dilayar monitor, merupakan penerjemahan dari algoritma write.
Data yang dicetak disini berupa kalimat yang berbunyi “masukkan bilangan yang
pertama = “. scanf("%d",&a); adalah fungsi yang berguna untuk
memasukkan data dari keyboard, merupakan penerjemahan dari algoritma read. %d
adalah format untuk menampilkan nilai desimal integer,begitu juga dengan coding
printf berikutnya. Sehingga masukkan nantinya akan derekam dengan scanf berupa
variabel a,b,c,g yang nantinya dapat dipanggil pada coding selanjutnya yaitu f=a+b+c
adalah penjumlahan dari nilai a,b,c yang hasilnya berupa variabel f dan akan
dipanggil dan ditampilkan dengan coding printf("jumlah = %d\n",f);. Coding berikutnya yaitu printf("rata-rata
= %d\n",f/3); untuk menampilkan nilai rata-rata terlebihdahulu variabel f
dibagi 3, printf("kuadrat = %d\n",f*f); menampilkan hasil kuadrat
dengan variabel f dikali f dan printf("kata = %s\n",&g);
menampilakan masukan dari variabel g yang berbentuk string dengan kode format
%s. Dibawah ini adalah hasil eksekusi dari coding diatas :

Percobaan yang kedua adalah
membuat program untuk menghitung volume bola. Coding yang digunakan adalah :
#include
#include
main()
{
float
a,b,c=4.0/3.0, d=22.0/7.0;
printf("program
menghitung volume bola\n");
printf("masukkan
jari0-jari=");
scanf("%f",&a);
b=(c*d*a*a*a);
printf("jadi
volume bola adalah %2.f\n",b);
}
Tipe data yang digunakan pada program ini adalah tipe
data float/bilangan pecahan dan variabel yang digunakan adalah deklarasi
variabel a,b dan inisialisasi variabel c=4.0/3.0,d=22.0/7.0. printf("program
menghitung volume bola\n"); digunakan untuk menampilkan kalimat program
menghitung volume bola dan karakter escape \n adalah untuk ganti baris baru
atau new line. printf("masukkan
jari0-jari="); adalah coding untuk menampilkan masukkan jari-jari= kemudian
nilai dari masukkan jari-jari dapat diinputkan,coding yang digunakan adalah scanf("%f",&a);
nantinya nilai masukan berupa variabel a yang akan dipanggil lagi pada coding b=(c*d*a*a*a);
adalah sebagai rumus atau perkalian dari volume bola. Selanjutnya hasil dari coding
rumus tersebut akan ditampilkan menggunakan coding printf("jadi volume
bola adalah %2.f\n",b);. Hasil dari eksekusi program diatas adalah
Percobaan yang ketiga adalah
program peningkatan dengan penambahan 1 dan penurunan dengan pengurangan 1. Coding
yang dijalankan adalah
#include
#include
main()
{
int
a=3,b=6;
printf("A=%d\n",a);
a++;
printf("A++=%d\n",a);
printf("B=%d\n",b);
b--;
printf("B--%d\n",b);
}
Inisialisasi variable yang digunakan bertipe integer
a=3 dan b=6. printf("A=%d\n",a); adalah coding untuk menampilkan A=3
kemudian variabel a dipanggil oeh a++ yang artinya variable a mengalami
peningkatan dengan penambahan 1 menjadi bernilai 4 yang akan ditampilkan oleh
coding printf("A++=%d\n",a);. Selanjutnya adalah coding penurunan
dengan pengurangan 1 yang dilakukan oleh coding b--. Proses eksekusinya sama
pada coding peningkatan diatas. Hasilnya dapat dilihat seperti pada gambar
dibawah ini.